Rabu, 21 November 2012

Biarkan Aku Iri

Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Apa kabar saudara saudari? Semoga hidup semakin beriman

MARKIMENLAG: Mari Kita Menulis Lagi

Pernahkah merasa iri? Aku pernah. Dan kali ini semakin sering saja rasa itu muncul. Tapi ya sudahlah, kumpulkan saja rasa itu. Biarkan ia membesar. Sesakkan dada kita dengannya. Jadikan ia kekuatan. Capailah mimpi.

Wajar kalau iri. Bukankah kita sekali-sekali perlu melihat ke atas? Melihat mereka yg lebih dulu berada di puncak sana. Pasti kita ingin menggapai puncak itu juga kan?

Tapi rasa iri yang bijak adalah ketika kita iri melihat mereka yg berada di puncak namun tak lupa bersyukur bahwa ternyata masih ada yg posisinya masih jauh berada di bawah kita.

Maka jangan takut untuk memiliki rasa iri. Tanpa rasa iri kita akan cepat berpuas diri dan terjebak di tempat yg sama selamanya