Wanita
di masa sekarang ini menghadapi tantangan yang besar, terutama bagi wanita
Indonesia. Bagaimana tidak, jika kita melihat sejenak ke beberapa tahun atau
generasi sebelumnya, peran seorang wanita tidak sekompleks saat ini. Dahulu, sebagian
besar orang menganggap peran wanita hanyalah sebagai ibu rumah tangga dan itu
adalah peran yang terhormat di kalangan wanita. Namun, saat ini pergeseran
mulai terjadi. Menjadi wanita dengan pencapaian karir yang tinggi terlihat lebih
prestisius daripada membesarkan anak dan mengurus rumah tangga. Menjadi ‘orang
kantoran’ sepertinya dianggap lebih bernilai. Sedangkan menjadi ibu rumah
tangga dipandang sempit sebatas memasak, membersihkan rumah, mencuci, mengasuh
anak, dan mengerjakan pekerjaan rumah tangga lainnya.
Saat
ini, di berbagai tingkatan sosial, wanita dituntut untuk memiliki peranan lebih
dan bahkan mulai sejajar dengan peranan yang selama ini diemban lelaki. Di
lingkungan mahasiswa misalnya, seorang wanita dalam hal ini mahasiswi mulai
banyak merambah jabatan-jabatan penting dalam dunia organisasi kemahasiswaan
ataupun kepanitiaan. Jika dahulu hanya jabatan sebagai penanggungjawab konsumsi
yang dipercayakan kepada wanita, atau lebih tinggi lagi sebagai sekretaris. Namun
sekarang bahkan jabatan sebagai ketua panitia suatu event mahasiswa hingga
jabatan tertinggi sebagai ketua badan eksekutif mahasiswa pun mulai dirambah
oleh kalangan wanita. Dalam dunia kerja, bukanlah hal yang tabu lagi jika kita
melihat posisi manajer suatu perusahaan diisi oleh kalangan wanita atau bahkan
sebagai direktur utama. Dalam hal ini cukup banyak contoh yang bisa kita ambil
seperti Karen Agustiawan, yang saat ini menjabat sebagai dirut
Pertamina. Atau di tingkat internasional kita memiliki srikandi Sri Mulyani
Indrawati yang saat ini menjabat sebagai Managing Director World Bank, atau
hanya setingkat di bawah jabatan Presiden World Bank. Mereka adalah contoh
nyata bahwa wanita Indonesia saat ini memiliki peranan yang penting di berbagai
aspek.
Dari
beberapa hal di atas terlihat bahwa wanita abad 21 saat ini memiliki tantangan
yang jauh lebih besar dari wanita-wanita dahulu. Wanita saat ini tidak hanya
melulu mengurusi rumah tangga, tetapi juga memiliki tanggung jawab di luar itu,
baik itu dunia karir, sosial atau aspek lainnya.
Namun
di balik itu semua, ada satu hal yang harus selalu dipegang dan menjadi ciri
khas wanita Indonesia sampai kapanpun. Setinggi-tingginya karir dan pencapaian
yang ia raih di luar rumah, namun tetaplah tujuan utama seorang wanita
Indonesia adalah menjadi seorang ibu rumah tangga, sebagai pencetak dan
pembentuk karakter generasi penerus bangsa Indonesia
(Artikel untuk beasiswa WIC)
(Artikel untuk beasiswa WIC)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar