Assalamu'alaikum saudara-saudari baik budi. Semoga selalu menjadi orang baik hati.
Baiklah. MARKIMENLAG : Mari Kita Menulis Lagi. Layaknya postingan-postingan sebelumnya, aku masihlah penulis amatiran. Atau mungkin lebih tepatnya tukang ketik amatiran. Tapi tak apalah, lagi-lagi tidak ada salahnya mencoba.
Tak terasa sudah seminggu juga aku jauh dari rumah. Karena dihadapkan langsung dengan sibuknya dunia kuliah, waktu terasa berjalan begitu cepat sehingga rasanya baru kemarin aku balik ke Depok. Sebenarnya kuliah juga gak terlalu sibuk, hanya waktu saja yg mungkin bosan berlama-lama denganku sehingga ia berlalu begitu cepat tanpa kusadari.
Rasa rindu ini kadang-kadang menghinggapiku. Menjalar di tubuhku. Mengitari dan berkeliling di hatiku. Andai saja aku sekarang berada di rumah. Rindu terbesarku adalah kepada sang Ibunda. I miss my Mom. Mama tercinta. Kasih sayangnya tiada duanya, apalagi tiga. Lalu kepada Ayah rindu ini bersarang. Ayah paling hebat di dunia. Hanya kasih sayang Mama yg bisa menandingi besarnya cinta beliau kepadaku. Betapa aku merindukan mereka.
Oke, cukuplah 2 paragraf saja aku menuliskan rasa rinduku. Bisa-bisa semangat kuliah lesu gara-gara salah mengelola rasa rindu. Saatnya beralih topik.
Dan ternyata masih banyak saja orang yang kutemui mengeluh tentang kuliah, malas untuk kuliah. Jujur saja akupun pernah merasakannya. Namun coba kita renungkan sejenak. Kurang bahagia apalagi hidup kita bisa mengecap manisnya ilmu di bangku kuliah. Kurang apalagi?? Coba kita lihat sedikit saja ke bawah. Banyak teman-teman kita yang berebut ingin merasakan nikmatnya mereguk ilmu seperti kita tetapi terhalang biaya. Banyak teman-teman kita yg bersedia menggantikan kita untuk duduk di kelas dan mendengarkan dosen mentransfer ilmu. Tetapi mereka tidak bisa, mereka kurang beruntung. Dan mungkin lagi-lagi mereka terbentur masalah biaya. Maka pantas bagi kita untuk bersyukur, sangat-sangat bersyukur. Bukankah Sang Maha Pemberi menjanjikan nikmat yg banyak bagi orang-orang bersyukur? Ga percaya? Ini nih janji-Nya :
“Jika kamu bersyukur, akan Kutambahkan nikmatKU kepadamu. Akan tetapi
jika kamu kufur sesungguhnya azabKU amat pedih” (QS.14/Ibrahim:7)
Tuhan aja udah janji, pastilah Dia menepati. Siapa lagi yang paling menepati janji di dunia ini selain Allah Sang Mahakuasa? Kalau udah begitu, ga ada alasan lagi untuk tidak bersyukur. Dan dalam hal ini, syukur ga cukup diungkapin dengan kalimat 'Alhamdulillaah' aja. Rasa syukur itu bisa diwujudkan dengan semangat ngikutin kuliah. Semangat ngerjain tugas kuliah dan gak mengeluh untuk menjalani itu semua. Hati-hati bagi yg suka mengeluh, karena pada ayat di atas orang-orang yg suka mengeluh alias gak bersyukur bisa-bisa malah ditambah kesulitannya. Tetapi tenang aja, karena kalau kita mensyukuri kuliah, nikmat kita akan ditambah. Bisa aja nanti IPK kita juga di tambah. Hehehe. Amiiiin
Sekarang mari lihat wajah orangtua kita, yang tersenyum bangga melihat kita diterima di perguruan tinggi negeri. Betapa bersyukurnya mereka. Betapa bangganya mereka melihat kita. Jujur saja, aku takkan melupakan senyum bangga Ayah ketika beliau mengetahui bahwa aku lulus SNMPTN dan bisa berkuliah di sini. Aku juga takkan bisa melupakan tangis haru Mama sambil memelukku untuk meluapkan rasa bangga dan kegembiraannya. Aku takkan melupakan itu semua, teman. Aku juga takkan bisa melupakan rasa risau di wajah Ayah ketika mengetahui bahwa biaya untuk kuliahku ternyata cukup mahal. Dan akhirnya tersenyum menenangkanku agar tidak usah mengkhawatirkan masalah biaya. Walaupun sebenarnya aku tahu, masalah biaya itu sempat mengganjal di hati beliau. Lantas setelah semua kebanggaan dan segala hal yg telah dilakukan oleh kedua orangtuaku, masih pantaskah aku untuk malas kuliah? Jujur saja, sebenarnya aku malu. Aku malu bahwa rasa malas untuk kuliah kadang terbersit di otakku. Aku malu karena terkadang menyia-nyiakan semua pengorbanan mereka
Di manapun kita kuliah, orangtua kita pasti menaruh harapan besar pada kita. Oleh karena itu teman, jangan menyia-nyiakan kuliah kita, pengorbanan orangtua kita. Harapan mereka terlalu besar untuk kita sia-siakan. MARKISEMKUL : Mari Kita Semangat Kuliah!!!
Nice post kak..
BalasHapussaya jadi tau gimana sebenarnya kuliah itu. :)
Thanks Ali.
BalasHapusAyo semangat bljrnya