Selasa, 31 Januari 2012

Hidup Itu Pilihan

Assalamu'alaikum saudara-saudari.

Izinkan saya menuliskan dan mengetik.

Hidup itu pilihan. Kalimat ini seolah sudah terpatri di otakku. Semua yg kita jalani di dunia ini adalah pilihan. Mulai dari bangun pagi sampai kita tidur kembali semuanya adalah pilihan. Contohnya adalah ketika kita ingin buang air, kita pasti dihadapkan dengan pilihan, apakah ingin buang air saat ini, atau beberapa menit lagi? Ketika kita ingin kentut,
kita juga dihadapkan dengan pilihan, apakah ingin kentut di tempat keramaian agar baunya bisa dinikmati orang lain, atau kentut di tempat yg sepi agar baunya bisa dinikmati sendiri? Yah begitulah hidup ini, penuh dengan pilihan-pilihan.

Kadang, kita salah memilih dalam menjalani tindakan. Tidak semua pilihan kita berdampak baik dan diterima oleh orang lain. Salahsatunya ya kentut di keramaian tadi. Walaupun kentut itu menyehatkan, tidak semua orang rela untuk mencium bau busuk kentut kita. Maka pilihlah yang terbaik, yaitu kentut di tempat yang sepi. Nikmatilah kentut itu sendirian, renungkan, resapi baunya, maknanya.

Kadang, kita juga dipaksa atau terpaksa untuk memilih untuk mengikuti pilihan orang lain. Contohnya adalah ketika kita dituntut orangtua untuk kuliah di perguruan tinggi tertentu atau di jurusan tertentu. Hal inilah yang kadang sulit, ketika pilihan kita ternyata tidak sejalan dengan pilihan orangtua. Tidak ada yg salah dengan pilihan orangtua, mereka pasti memilihkan yg terbaik untuk anaknya. Mungkin kita berpikir bukankah nantinya kita yg akan menjalani hidup ini? Maka cobalah yakinkan mereka dengan pilihan kita. Buktikan kepada mereka bahwa apa yg menjadi pilihan kita itulah yg terbaik. Jika pada akhirnya kita harus mengikuti pilihan orangtua, jangan menyalahkan mereka. Salahkanlah diri kita yang tidak bisa membuat mereka yakin akan pilihan kita.

Hidup itu pilihan. Mari kita jalani semua yg telah kita pilih tanpa keluhan.

1 komentar: